Memahami mekanisme
Membedah rasa malu, validasi, kelekatan, pembenaran, kuasa, kecemasan, dan pelarian psikologis yang dapat berada di balik perilaku.
Buku karya Andi Mahdi Sahdani
Sebuah buku psikologi populer yang membedah rasa malu, kebutuhan akan validasi, kuasa, kehidupan ganda, dan pola relasi yang membuat pengkhianatan dapat berulang—tanpa memindahkan tanggung jawab dari pelaku.
Berbasis psikologi dan riset
Tegas tanpa menghakimi secara dangkal
Berpihak pada keselamatan dan tanggung jawab
Relevan bagi pasangan, praktisi, dan pembaca umum
Bukan buku yang mencari kambing hitam
Ketika pengkhianatan terjadi, istri kerap memeriksa tubuh, usia, cara mencintai, bahkan seluruh nilai dirinya. Buku ini menggeser fokus dari “Apa yang kurang dari istri?” menjadi “Apa yang terjadi dalam diri suami ketika ia memilih kebohongan?”
Membedah rasa malu, validasi, kelekatan, pembenaran, kuasa, kecemasan, dan pelarian psikologis yang dapat berada di balik perilaku.
Penjelasan psikologis digunakan untuk mengenali dan menghentikan pola, bukan menjadi alasan baru untuk menghapus pilihan dan akibat.
Membantu istri memisahkan nilai dirinya dari keputusan pelaku dan menilai pemulihan berdasarkan bukti, bukan sekadar janji.
“Di antara perasaan dan tindakan terdapat pilihan. Di dalam ruang pilihan itulah integritas bekerja.
Pertanyaan yang berani dibedah
Buku ini tidak menawarkan satu jawaban untuk semua kasus. Ia menyusun peta agar pembaca dapat melihat pola dengan lebih jernih—tanpa diagnosis sembarangan dan tanpa menyederhanakan pengkhianatan.
Mengapa istri yang cantik, setia, dan hadir tetap dapat dikhianati?
Mengapa cinta, penghormatan, dan hasrat dapat terpisah?
Mengapa uang, kuasa, dan validasi dapat bertemu dalam pengkhianatan?
Mengapa pelaku justru menjadi semakin cemburu dan mengontrol?
Mengapa penyesalan tampak tulus, tetapi pola yang sama kembali berulang?
Perjalanan isi buku
Disusun bertahap: dari keruntuhan nilai diri, struktur psikologis pengkhianatan, sampai keselamatan, akuntabilitas, dan kemungkinan pemulihan.
Membongkar ilusi bahwa perselingkuhan adalah kompetisi kecantikan.
Menelaah pembungkaman seksual, rasa malu, dan standar ganda.
Mengurai pemisahan antara perempuan yang dihormati dan diinginkan.
Membaca kebutuhan menjadi pahlawan dan relasi kuasa di baliknya.
Menelaah transaksi seksual, kontrol, dan pelarian dari keintiman.
Ketika istri ditinggikan sampai tidak lagi dilihat sebagai manusia utuh.
Membongkar kompartementalisasi dan kebohongan sistematis.
Mengurai proyeksi, pengawasan, dan kontrol setelah pengkhianatan.
Melihat bagaimana status dan perhatian dapat menipiskan batas.
Menelaah pengalaman awal dan pola relasi tanpa menyalahkan masa lalu.
Membedakan penyesalan sesaat dari perubahan yang dapat dipercaya.
Menempatkan persetujuan, komunikasi, tubuh, dan keintiman secara sehat.
Menegaskan bahwa pulang berarti kembali kepada kenyataan dan integritas.
Buku ini ditulis untuk
Untuk memisahkan nilai diri dari pilihan pelaku, memahami pola tanpa mengambil alih tanggung jawab, dan menilai perubahan secara realistis.
Untuk mengenali pemicu, pembenaran, rasa malu, kebutuhan akan validasi, serta sistem kehidupan yang harus diubah.
Untuk memperoleh peta konseptual psikologis, relasional, moral, dan sosial dengan batas yang bertanggung jawab.
Tentang penulis
Profesional di bidang psikologi terapan, Professional Hypnotherapist, trainer, dan praktisi pengembangan manusia.
Sejak 2017, penulis memberikan layanan konsultasi psikologis nonklinis, pendampingan hipnoterapi, pelatihan, dan pengembangan diri. Pengalaman tersebut mempertemukannya dengan pola manusia yang kerap tersembunyi di balik tindakan: kebutuhan akan validasi, rasa malu, luka masa lalu, ketakutan terhadap keintiman, serta mekanisme pertahanan diri.
Penulis menyelesaikan Sarjana Psikologi di Universitas Negeri Makassar dan Master of Science dalam bidang Psychology and Islamic Counseling di International Open University.
Informasi buku
Bahasanya naratif dan mudah dipahami, sementara konsep psikologis dijaga agar tidak berubah menjadi label atau pembenaran.
Pertanyaan umum
Buku ini membahas tema sensitif secara bertanggung jawab. Beberapa jawaban berikut membantu menjelaskan ruang lingkupnya.
Tidak. Fokus pada suami merupakan batas ruang lingkup buku, bukan klaim bahwa hanya laki-laki yang dapat berkhianat. Buku ini juga tidak memaksakan satu pola psikologis kepada semua pelaku.
Bukan. Istilah tersebut digunakan sebagai metafora editorial dan tidak merujuk kepada disabilitas, kebutuhan pendidikan khusus, atau diagnosis klinis tertentu.
Tidak. Pemulihan tidak selalu berarti rekonsiliasi. Keselamatan, kesehatan, martabat, kondisi anak, bukti perubahan, dan kemampuan memilih ditempatkan sebagai pertimbangan utama.
Tidak. Buku ini menawarkan peta konseptual dan refleksi. Kasus yang melibatkan kekerasan, ancaman, kontrol koersif, risiko kesehatan, atau gangguan fungsi memerlukan bantuan profesional yang sesuai.
Informasi pemesanan
Hubungi penerbit untuk menanyakan ketersediaan, harga, ongkos kirim, atau pemesanan dalam jumlah tertentu.